Pentingnya Product Development Strategy Bagi Sebuah Startup dan Tahapannya

product-development-strategy

Di era serba digital seperti sekarang ini banyak bisnis yang bersaing untuk menawarkan berbagai produk guna mengatasi masalah yang dialami masyarakat luas. Dengan banyaknya perusahaan yang mengeluarkan produk di pasaran, maka hal yang perlu dilakukan sebuah bisnis adalah untuk tetap relevan supaya dapat mempertahankan produknya sembari terus mengembangkan bisnisnya.

Caranya yaitu melalui product development strategy yang merupakan tahapan yang mencakup pembuatan suatu konsep, pengembangan, desain dan pemasaran produk. Strategi ini tentunya diterapkan pada produk yang baru diciptakan maupun upaya rebranding.

Pentingnya Product Development Strategy Bagi Sebuah Startup

Seperti yang kita ketahui bahwa sekarang ini zamannya dimana teknologi akan terus berkembang pesat dengan tren di tengah masyarakat yang silih berganti. Itu sebabnya Anda akan jarang menemukan produk yang tidak melakukan perubahan apapun tapi tetap laku dalam kurun waktu yang lama. Di sinilah product development strategy sangat penting untuk tetap menarik minat masyarakat, khususnya bagi suatu startup.

Setiap perusahaan dituntut untuk harus melakukan kolaborasi terkait ide, kreativitas, dan penemuannya. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk mengembangkan suatu produk agar tetap disukai masyarakat luas. Ini semua terkandung dalam product development strategy. Selain itu, ada hal lain yang tak kalah pentingnya dari  proses ini, seperti manufacturing, design, engineering, market positioning, distribusi produk, marketing dan penjualan.

Tahapan Product Development Strategy

Ada beberapa tahapan yang perlu Anda ketahui dari product development strategy. Di antaranya:

  1. Menciptakan Ide

Menciptakan ide untuk suatu produk baru merupakan tahap pertama dalam product development strategy. Dalam proses menciptakan ide, perusahaan harus mampu mengikuti berbagai upaya sistematika dalam menciptakan produk baru.

  1. Penyaringan Ide

Proses development strategy satu ini dilakukan agar mendapatkan ide produk yang benar-benar layak untuk dapat dilanjutkan ke tahap selanjutnya. Penyaringan ide pun bermanfaat untuk mengurangi biaya pembuatan produk, meminimalisir risiko gagal, dan memilih ide produk yang dinilai layak untuk diproduksi oleh perusahaan.

  1. Pengembangan Dan Pengujian Konsep

Pengembangan dan pengujian konsep adalah hal terpenting dalam proses development strategy. Di tahapan ini konsep produk harus dikembangkan dan dinyatakan dalam bahasa sehari-hari sehingga dapat dimengerti oleh masyarakat luas dalam suatu segmen tertentu.

Tak hanya itu, dalam strategi pengembangan produk pun tetap harus dilakukan pengujian konsep. Berbagai konsep yang telah dikembangkan dapat disajikan dalam berbagai bentuk, seperti gambar atau deskripsi kata. Intinya pesan penting yang ingin disampaikan perusahaan dalam sebuah produk mampu diterima dengan baik oleh masyarakat luas.

  1. Prototype

Setelah melakukan pengembangan dan pengujian, tahapan selanjutnya dalam proses product development strategy adalah dengan membuat beberapa draf atau prototipe. Prototipe produk ini nantinya akan dievaluasi dan dipastikan tidak ada gangguan untuk dipasarkan.

  1. Strategi Marketing

Tentunya dalam product development strategy pasti memerlukan strategi marketing juga. Strategi marketing harus dikembangkan dengan mempertimbangkan pasar saat ini, pangsa pasar, dan target pelanggan.

Strategi marketing biasanya mempunyai beberapa bagian utama, di antaranya proporsi nilai, deskripsi pasar, target market, keuntungan, harga pasar, anggaran pemasaran dan distribusi, sasaran keuntungan jangka panjang, penjualan, dan marketing mix.

  1. Marketing Testing

Sebelum produk benar-benar diluncurkan ke pasaran, yang harus dilakukan dalam product development strategy adalah dengan melakukan uji pemasaran pada pasar yang sesungguhnya namun dalam skala kecil. Dengan begitu perusahaan dan pihak market akan mendapatkan gambaran juga pengalaman terkait pemasaran produk tersebut sebelum dipasarkan dalam skala yang lebih luas dengan biaya pemasaran lebih besar.

  1. Komersialisasi

Berdasarkan dari uji pemasaran yang telah dilakukan, pihak manajemen perusahaan akan memutuskan apakah produk dapat diluncurkan dengan skala luas, ditunda atau bahkan dibatalkan peluncurannya. Jika Anda seorang pengusaha yang akan melakukan product development strategy, maka perusahaan harus mempersiapkan kegiatan seperti komersialisasi. Kegiatan tersebut dimulai dari persiapan produksi dalam kapasitas yang lebih besar, promosi penjualan, dan iklan.

Itulah penjelasan mengenai product development strategy yang dilakukan untuk mendapat keuntungan bisnis. Mengembangkan sebuah produk tentu tidak cukup hanya dilakukan begitu saja. Semakin banyaknya kompetitor dan perkembangan kebutuhan dari audiens atau pelanggan membuat pengembangan produk butuh strategi yang tepat.

Strategi ini akan membantu pengembangan produk dari startup Anda untuk dapat betul-betul sesuai dengan apa yang dibutuhkan dan mampu unggul di antara persaingan yang semakin tinggi. Hal tersebut tentunya akan sangat menentukan perkembangan dari startup Anda.

Share

Related Article

brd

Apa Saja Konten dari Business Requirement Document?

Keberhasilan suatu proyek sangat bergantung pada perencanaan dan pemahaman tentang apa yang ingin dicapai. Untuk alasan inilah, business requirement document atau BRD dibutuhkan.  Business Requirement

value stream mapping

Fungsi Value Stream Mapping dalam Manajemen Produksi

Efisiensi produksi tidak mungkin bisa dicapai tanpa mengetahui di mana titik permasalahan dan pemborosan itu terjadi. Untuk mengidentifikasinya, Anda membutuhkan alat yang tepat. Inilah saat

Program intensif yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia untuk memberdayakan early-stage startup, berfokus pada akselerasi produk dan tim, validasi strategi growth marketing, assisting technology development, dan business skill.

© Startup Studio Indonesia 2021

Sebuah program dari: