Profil 15 Startup Peserta SSI Batch 2: MyDoctors, Prieds, Shieldtag

Profil 15 Startup Peserta SSI Batch 2

Telah terpilih 15 startup potensial pada Batch 2 Startup Studio Indonesia (SSI), dan masing-masing hadir dengan solusi dan inovasi di bidangnya masing-masing dan dinilai memiliki potensi untuk bisa scale-up. Di antaranya adalah MyDoctors, Prieds dan Shieldtag.

Meski bergerak di industri yang berbeda, ketiganya memiliki satu kesamaan, yakni solusi yang dapat membantu mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat saat ini. Berikut profil ketiganya.

MyDoctors

MyDoctors didirikan oleh Aryo Utomo Yunanto selaku CEO, Yudhistira Caraka sebagai CMO dan Puntadewa Zaid Barliena sebagai CTO. Startup ini hadir dengan visi “tak ada halangan untuk berobat” dan misi memeratakan kesehatan secara digital. Untuk mencapai visi dan misi tersebut, MyDoctors mengambil peran sebagai penghubung antara pasien dengan dokter dan psikolog.

Melalui aplikasi MyDoctors, pengguna dapat menghubungi tenaga kesehatan, baik dokter maupun psikolog dan berkonsultasi secara daring. Cara kerja MyDoctors terbagi dalam 3 tahapan. Pilih dokter, video call/screenshare dan lacak catatan medis secara terintegrasi.

Dengan tiga tahapan yang sederhana, pengguna dapat berobat dari rumah dengan mudah. Selain kebebasan dalam memilih dokter, menentukan tanggal dan waktu berkonsultasi, MyDoctors juga menyediakan catatan medis yang terintegrasi.

Pengguna tidak perlu mengulang cerita riwayat kesehatan setiap kali berganti doktor. Dengan catatan medis terintegrasi, semua riwayat kesehatan pengguna dapat langsung dilihat melalui aplikasi.

Prieds

Prieds merupakan startup yang menghadirkan solusi ERP (Enterprise Resource Planning) dan IoT (Internet of Things) untuk para pelaku bisnis, baik yang bergerak dalam industri manufaktur, pertambangan, konstruksi, kimia, logistik, perbankan, kesehatan, elektronik, tekstil, makanan dan minuman, FMCG hingga retail.

Prieds memiliki visi untuk membuat lanskap industri Indonesia siap dengan revolusi industri 4.0. Dengan sistem modular dan dapat dikustomisasi, para pelaku bisnis dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan bisnis.

ERP Prieds menyediakan fitur-fitur unggulan yang banyak dibutuhkan dalam bisnis. Mulai dari business intelligence dashboard, customer relationship management, document management, finance & accounting, human resource management, internet of things, job monitoring system, machine & automation, production & manufacturing management, project management, purchasing & procurement, sales & POS management, supplier & subcon management hingga warehouse & inventory management, semua fitur tersebut didesain untuk membantu segala kebutuhan bisnis.

Sistem ERP Prieds tidak hanya didesain untuk bisnis manufaktur berskala besar. Sistem modular yang disediakan Prieds juga merangkul bisnis berskala UMKM dengan fitur-fitur yang lebih sederhana. Selain sistem ERP, Prieds juga menyediakan solusi IoT (Internet of Things) untuk mewujudkan smart factory, smart warehouse, smart office hingga smart home.

Shieldtag

Pemalsuan produk dan pencatutan brand seakan sudah menjadi praktek yang lazim dijumpai di Indonesia. Hanya demi keuntungan jangka pendek dan sepihak, tidak sedikit oknum yang tega menghalalkan segala cara.

Pemalsuan produk dan pencatutan brand seperti ini tidak hanya merugikan konsumen. Bagi pemilik produk dan brand yang sesungguhnya, tindakan seperti ini juga berpotensi merugikan, baik secara materi maupun citra perusahaan.

Shieldtag merupakan startup yang hadir untuk membantu melindungi brand dari pemalsuan produk. Melalui aplikasi, tindak pemalsuan dapat dideteksi dengan sistem verifikasi dan otentifikasi produk dengan teknologi ShieldCode, yakni kode paling aman.

Didirikan oleh William Japari, Arga Machgribie dan Soma, Shieldtag memberi akses bagi pemilik brand untuk memantau perkembangan distribusi produknya di semua wilayah dan negara. Layanan perlindungan dari tindak pemalsuan brand tidak hanya memberi jaminan keaslian produk bagi konsumen. Dengan perlindungan brand dari Shieldtag, pemilik brand juga dapat menjaga standar kualitasnya guna bersaing di pasar global.

Itulah profil tiga startup dari 15 startup terpilih yang dinilai memiliki potensi menjadi startup besar dengan produk-produk yang dapat memberikan solusi bagi berbagai permasalah yang ada di masyarakat dan bisnis secara umum.
Ketiga startup tersebut, bersama startup terpilih lainnya, memiliki kesempatan mengikuti sesi coaching dan mentoring bersama para founder startup terkemuka di Indonesia dan para ahli di bidangnya masing-masing untuk bisa mencapai product-market fit dan mampu mengatasi berbagai tantangan dalam proses perkembangannya.

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Related Article

Strategi pengembangan produk

Hal-hal Penting dalam Strategi Pengembangan Produk

Seiring dengan perubahan yang terjadi, sebuah produk harus bisa tetap mempertahankan nilainya. Untuk melakukannya, dibutuhkan strategi pengembangan produk yang tepat agar produk tersebut bisa terus

metode agile

Metode Agile vs Waterfall: Mana yang Harus Dipilih?

Metode manajemen proyek yang dipilih memiliki andil besar dalam perjalanan sebuah startup. Untuk itu, penting bagi para founder untuk memahami metode yang sebaiknya dipilih. Sedikitnya

Program intensif yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia untuk memberdayakan early-stage startup, berfokus pada akselerasi produk dan tim, validasi strategi growth marketing, assisting technology development, dan business skill.

© Startup Studio Indonesia 2021

Sebuah program dari: