Strategi Growth Hacking dalam Memasarkan Produk

Growth hacking adalah salah satu strategi marketing dan mampu membantu pertumbuhan startup dengan cepat. Dalam growth hacking terdapat beragam strategi yang bisa dilakukan. Istilah growth hacking pertama dicetus oleh CEO dan pendiri GrowthHackers.com yakni Sean Ellis, usai dia menyadari bahwa cara marketing konvensional tidak memiliki fokus pada pertumbuhan yang dia inginkan.

Tidak seperti cara marketing tradisional yang mengutamakan skill dan tujuan yang luas, growth hacking hanya fokus pada satu tujuan yakni pertumbuhan atau pengembangan. Ketika bicara soal growth hacking, hack adalah cara cerdik untuk mencari jalan pintas menuju hasil lebih baik dan cepat. Lantas apa saja strategi growth hacking yang bisa Anda aplikasikan untuk mendukung pemasaran produk bisnis startup? Berikut penjelasannya:

  1. Email Marketing

Ini adalah salah satu cara terbaik untuk terkoneksi dengan konsumen dan membuat mereka menjadi pelanggan setia. Kelebihan email marketing adalah biayanya yang terjangkau. Contohnya jika Anda memakai MailChimp, Anda bisa mengirim sebanyak 2000 email secara gratis.

  1. Buat Social Links ke Dalam Konten

Bicara media sosial, apakah Anda mempermudah konsumen supaya mereka memberitahu teman mereka mengenai produk perusahaan Anda. Jika tidak, Anda perlu mempertimbangkan membuat sharing tool seperti tombol share ke Facebook dalam konten Anda. Ini akan mempermudah konsumen membagikan produk yang mereka rasa bernilai sebelum menutup konten.

  1. Uji Conversion Points

Leads itu bagus, tapi dari mana Anda bisa dapatkan itu? Sebagai contoh, jika Anda tidak yakin dari mana leads akan terkonversi ke halaman produk,  Anda bisa memakai popup berjenis non-intrusive untuk menguji conversion points yang berbeda. Namun, pastikan bahwa popup yang non-intrusive terpasang terutama di perangkat mobile.

  1. Live Video

Apakah Anda berencana melakukan live stream, seperti live webinar? Pastikan juga menempelkannya di website atau halaman tertentu. Banyak dari platform yang bisa membagikan video ke media sosial, sehingga menjadikan live video sangat bernilai untuk growth hacking.

  1. Urgency dan FOMO

Dua cara psikologis yang melengkapi strategi growth hacking adalah urgency dan FOMO. FOMO adalah singkatan Fear Of Missing Out. FOMO berarti hasrat psikologis orang yang takut tertinggal akan sesuatu. Contohnya, mungkin Anda terkadang menerima undangan eksklusif dari suatu perusahaan untuk mencoba produk terbaru mereka.

Terkait dengan urgency yang juga masuk ke psikologis manusia. Pada dasarnya, manusia akan beraksi jika ada sesuatu yang darurat. Jadi, jika Anda membuka akses BETA ke satu layanan baru untuk waktu yang terbatas, itu akan lebih menarik konsumen potensial.

  1. Manfaat Bloggers untuk Mereview Produk

Sudah banyak perusahaan yang memakai strategi growth hacking. Contohnya, perusahaan web hosting yang menawarkan paket basic gratis seumur hidup, dan sebagai gantinya sebuah review jujur ke blogger. Lalu perusahaan lain yang menawarkan akun premium untuk enam bulan untuk sebuah review. Ini adalah cara growth hacking yang bagus karena membuat orang tahu akan produk Anda, dan ada kemungkinan orang-orang akan mempromosikannya lebih jauh.

  1. Social Advertising

Dibandingkan dengan bentuk lain dari iklan, biaya social advertising relatif terjangkau. Dengan jangkauan konsumen potensial yang tidak terbatas, social advertising bisa menjadi cara yang ampuh.

Contohnya jika Anda membuat video di Facebook, Anda bisa menekan tombol boost untuk membuat iklan. Kemudian Anda bisa memilih sendiri siapa yang mau ditarget, lalu berapa anggarannya sebelum dikirim untuk ditinjau oleh Facebook. Setelah lolos tinjauan, Anda bisa melihat bagaimana kinerja iklan, bahkan Anda akan menerima laporan via email setelah iklan selesai.

Startup pada dasarnya erat dengan yang namanya pertumbuhan. Artinya, sebuah startup pada dasarnya haruslah terus berkembang dan mampu beradaptasi dengan berbagai dinamika yang terjadi. Selain itu, cepat juga menjadi salah satu kata kunci yang melekat dalam proses perkembangan sebuah startup.

Untuk mencapai berbagai perkembangan tersebut, dibutuhkan beragam strategi yang bisa diaplikasikan, salah satunya adalah strategi growth hacking. Tidak semua akan berujung pada keberhasilan, tetapi yang terpenting adalah terus mencoba hingga mendapatkan strategi yang efektif.

Share

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Related Article

Memahami 5 Tahapan dari Siklus Hidup Produk

Dalam sebuah bisnis, tidak hanya pemasukan dan pengeluaran yang mengalami perputaran, melainkan juga produk. Perputaran produk ini dikenal dengan istilah siklus hidup produk. Siklus produk

Apa Fungsinya Cost Benefit Analysis untuk Bisnis?

Pengeluaran anggaran merupakan hal yang pasti ada dalam sebuah bisnis. Keputusan dalam mengeluarkan anggaran pun harus sebanding dengan manfaat yang diterima oleh bisnis tersebut. Di

Program intensif yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia untuk memberdayakan early-stage startup, berfokus pada akselerasi produk dan tim, validasi strategi growth marketing, assisting technology development, dan business skill.

© Startup Studio Indonesia 2021

Sebuah program dari: